<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Maya Keluarga Auliarezza &#187; Cerita Lainnya</title>
	<atom:link href="http://www.auliarezza.com/category/cerita-lainnya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.auliarezza.com</link>
	<description>Cerita-cerita seputar keluarga Auliarezza</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Jan 2010 01:06:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Bekerja di Norwegia</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/03/22/bekerja-di-norwegia/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/03/22/bekerja-di-norwegia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 03:19:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bergen dan Norwegia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=464</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tidak sedikit yang bertanya kepada saya mengenai peluang untuk bekerja di Norwegia. Sebagian teman-teman ada&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tidak sedikit yang bertanya kepada saya mengenai peluang untuk bekerja di Norwegia. Sebagian teman-teman ada yang tahu kalau saya bekerja disini dan mereka antusias untuk bertanya tentang hal itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena disini bahasa yang digunakan adalah bahasa Norwegia, jadi tidak selalu mudah untuk mendapatkan pekerjaan dan lowongan yang memenuhi kriteria. Biasanya lowongan banyak yang menyaratkan para kandidat untuk bisa berbahasa Norwegia.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk kondisi saya, Alhamdulillah karena saya bekerja di bidang IT, jadi yang lebih dibutuhkan adalah <em>skill</em> IT saya. Jadinya bahasa yang paling sering digunakan adalah bahasa komputer (tapi jangan beranggapan kalau pekerjaan saya nggak perlu ngomong sama sekali sama manusia loh ya hehe). Selain itu, sewaktu di Jakarta dulu saya bekerja di perusahaan yang sama selama 2,5 tahun. Apakah saya transfer dari Jakarta ke Bergen? Tidak juga. Saya <em>resign</em> dulu dari kantor di Jakarta (kantor Jakarta tidak bisa membantu untuk kepindahan saya kesini dan menyarankan saya untuk <em>resign</em> dan melamar sendiri) kemudian saya cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai kantor yang ada di Norway terutama Bergen. Saya menghubungi HR kantor pusat di Oslo dan mereka dengan sangat <em>welcome</em> membantu dan mereferensikan saya kepada kantor di Bergen. HR juga menanyakan apakah saya mempunyai visa untuk bekerja ketika saya disini nanti. Alhamdulillah, karena suami saya PhD student (statusnya adalah bekerja) maka saya juga mendapatkan visa bekerja. Tentunya itu sangat membantu sehingga mereka tidak perlu repot untuk mengurusi izin bekerja saya jika diterima nanti.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses aplikasi lamaran saya cukup panjang. Sejak saya kontak HR (May 2007), saya berkomunikasi dengan <em>lead</em> kantor Bergen, <em>lead</em> bidang saya (SIT-SAP) dan salah satu kolega yang expert di bidang saya. Komunikasi dilakukan berkali-kali melalui telepon dan e-mail. Saya juga melewati proses<em> technical interview via phone</em>.  Karena saya akan menikah bulan Juli 2007, mereka menyarankan agar ditindaklanjuti setelah kedatangan saya di Bergen yang direncanakan pada tanggal 24 Agustus 2007.  Pada awal September 2007, saya melewati proses interview lagi dengan lead kantor Bergen. Alhamdulillah,2 minggu setelah itu saya diberi kabar gembira bahwa saya diterima di kantor Bergen.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum saya kontak dengan kantor Bergen, saya sempat melamar ke salah satu IT konsultan lokal di Oslo (sewaktu saya masih di Jakarta). Saya pun melewati interview lewat telfon beberapa kali dan akhirnya disepakati untuk final <em>interview</em> di Oslo. Mereka akan membayarkan tiket dan akomodasi saya selama di Oslo. Namun saya tidak memenuhi final interview tersebut karena persiapan pernikahan saat itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari 2 pengalaman saya diatas, terlihat bahwa kendala bahasa tidak terlalu dipermasalahkan karena mereka membutuhkan <em>skill</em> IT saya. Tetapi mereka juga menuntut untuk nantinya saya harus belajar bahasa Norwegia. Salah satu teman suami bercerita bahwa temannya sudah 2 tahun belom mendapatkan pekerjaan karena bidang ilmu nya yang pastinya membutuhkan komunikasi yang intens. Teman saya yang lain yang baru datang dari Hongkong juga sama. Jadi solusinya adalah belajar bahasa Norwegia terlebih dahulu kemudian melamar sesuai dengan bidang yang diminati.</p>
<p style="text-align: justify;">Cerita saya diatas adalah dari sisi seseorang yang belum pernah ke Norwegia, belum bisa bahasa Norwegia dan tidak bersekolah di Norwegia. Banyak teman saya yang sebelumnya sekolah di Norwegia melanjutkan untuk bekerja disini. Kemungkinan prosesnya berbeda dengan yang saya lewati.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan bekerja <em>part time</em>?</p>
<p style="text-align: justify;">Ada teman saya yang bersekolah disini mengambil kerja <em>part time</em> ketika <em>summer time</em> dan menjelang waktu natal. Biasanya mereka tidak mempermasalahkan bahasa karena mereka membutuhkan tenaga yang banyak pada saat itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, bagi yang ingin bekerja disini, tidak ada salahnya mencoba untuk melamar. Silakan klik <a href="http://www.norwaytalk.com/">disini</a> untuk mengetahui lebih lanjut. Forum ini juga yang membantu saya untuk mencari tahu lebih banyak tentang bekerja disini.</p>
<p style="text-align: justify;">Informasi lowongan ada banyak <a href="http://www.finn.no/jobb/">disini</a>, <a href="http://www.tinde.no/jobb">disini</a>, <a href="http://www.nav.no/1073746311.cms">disini</a> dan <a href="http://www.sol.no/jobb/">disini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika ada pertanyaan, silakan kirim email ke: keluarga@auliarezza.com. Bagi ada yang mau menambah masukan juga silakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga berhasil!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/03/22/bekerja-di-norwegia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar di Norwegia</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/02/16/belajar-di-norwegia/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/02/16/belajar-di-norwegia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 14:32:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bergen dan Norwegia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mau nulis apa ya? Semua sudah dirangkum lengkap di <a href="http://studyinnorway.no/" target="_blank">sini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Daftar universitas bisa dilihat di <a href="http://studyinnorway.no/sn/Where-can-I-study/List-of-institutions">sini</a>.&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mau nulis apa ya? Semua sudah dirangkum lengkap di <a href="http://studyinnorway.no/" target="_blank">sini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Daftar universitas bisa dilihat di <a href="http://studyinnorway.no/sn/Where-can-I-study/List-of-institutions">sini</a>. Untuk master program, katalog bidang studi bisa dilihat di <a href="http://studyinnorway.no/sn/Masters-course-search">sini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Beasiswa untuk program Master.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Buat warga negara Indonesia, <a href="http://siu.no/en/Programme-overview/Quota-Scheme">Quota Scholarship</a> bisa jadi pilihan. Saya sendiri termasuk (mantan) penerima beasiswa ini. Dari 100% pembiayaan yang diberikan, sepertiga diberikan sebagai beasiswa, sementara dua pertiga sisanya diberikan sebagai pinjaman (yang akan dihapuskan begitu penerima beasiswa meninggalkan Norwegia setelah studinya selesai). Beasiswa yang diberikan berkisar antara 80.000 NOK untuk 10 bulan (nominalnya naik setiap tahun, meskipun tidak banyak, untuk mempertahankan daya beli). Penerima bisa mengajukan permohonan lagi (sampai jumlah tertentu) untuk keperluan riset tugas akhir. Tiket pulang pergi diberikan dalam jumlah tertentu (<em>fixed</em>),  (kalau ga salah) 2x dalam 2 tahun. Asyiknya, ada kemungkinan buat penerima program Quota untuk melakukan <em>exchange program</em> ke universitas di luar Norwegia yang punya kerjasama dengan universitas si penerima beasiswa. Saya sempat merencanakan untuk melakukan <em>exchange program</em> ke salah satu universitas di Urbana, Amerika, tapi terbentur keharusan mengambil beberapa mata kuliah wajib di medio yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh ya, saya sendiri adalah alumni <a href="http://www.umb.no/">Norwegian University of Life Sciences</a> (Universitetet for Miljo og Biovitenskap, UMB) yang berlokasi di Ås. Kota kecil ini berjarak 26 menit dengan kereta dari ibukota Norwegia, Oslo. Saya mengambil program <a href="http://www.umb.no/study-options/article/master-of-science-in-development-and-natural-resource-economics">Master of Science in Development Resource Economics</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Beasiswa jenis lainnya adalah <a href="http://ec.europa.eu/education/programmes/mundus/student/scholar_en.html" target="_blank">Erasmus Mundus</a>. Beasiswa ini lebih <em>generous</em> dibanding beasiswa Quota. Saya sendiri tidak begitu paham detailnya. Hal unik dari beasiswa ini adalah kesempatan buat mahasiswa yang bersangkutan untuk berpindah tempat studi (berapa kali tepatnya saya kurang paham) di beberapa universitas di Eropa yang punya kerjasama dengan penyedia beasiswa.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Beasiswa untuk program PhD</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Selain Quota Scholarship yang disebutkan di atas, program PhD di Norwegia secara umum dibiayai oleh &#8220;gaji&#8221; mahasiswanya. Kebanyakan program PhD di sini ditawarkan sebagaimana lowongan pekerjaan. Secara rutin pengumuman lowongan program PhD bisa dilihat di website <a href="http://www.nav.no/">NAV</a>. (pilih bahasa Inggris, kemudian pilih tautan &#8220;<a href="https://www.nav.no/sbl/stillingssok/enkelt.do?actionEvent.next=S%F8k&amp;valgteBransjer=&amp;valgteYrker=&amp;valgteLandFylker=63569&amp;ord=english&amp;begrensUtvalg=A">vacancies on nav.no in english</a>&#8220;).</p>
<p style="text-align: justify;">Kota di Norwegia dengan mahasiswa PhD terbanyak dari Indonesia (setahu saya) adalah Trondheim. Disini berlokasi <a href="http://www.ntnu.no/" target="_blank">NTNU</a>, universitas di Norwegia yang khusus menyediakan studi terkait dengan bidang tekhnik.</p>
<p style="text-align: justify;">Detail yang lain bisa ditanyakan lewat e-mail ke <span style="text-decoration: underline;">keluarga@auliarezza.com</span> atau lewat fasilitas pesan di bawah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Update 23.02.2009:</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.nhh.no/" target="_blank">NHH</a>, tempat saya saat ini studi, memberikan (rata &#8211; rata) 5 beasiswa PhD di setiap Departemen dan di setiap tahunnya. Total ada 20 beasiswa di setiap tahun. Empat Departemen di NHH adalah <a href="http://www.nhh.no/en/research---faculty/department-of-economics.aspx" target="_blank">Departement of Economics</a>, <a href="http://www.nhh.no/en/research---faculty/department-of-finance-and-management-science.aspx" target="_blank">Departement of Finance and Management Science</a>, <a href="http://www.nhh.no/en/research---faculty/department-of-accounting,-auditing-and-law.aspx" target="_blank">Department of Accounting, Auditing and Law</a>, serta <a href="http://www.nhh.no/en/research---faculty/department-of-strategy-and-management.aspx" target="_blank">Department of Strategy and Management</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/02/16/belajar-di-norwegia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awal dan Mula</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/02/16/awal-dan-mula/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/02/16/awal-dan-mula/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 23:03:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bergen dan Norwegia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jika ada negara dimana saya merasa paling banyak harus berterimakasih, selain Indonesia, Norwegia adalah jawabannya.&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jika ada negara dimana saya merasa paling banyak harus berterimakasih, selain Indonesia, Norwegia adalah jawabannya. Ia memberi kesempatan saya untuk melanjutkan studi (Master) di saat negara &#8211; negara lain yang lebih beasiswa <em>friendly</em> (untuk meyebut negara yang biasa jadi tujuan studi serta negara yang secara rutin mengalokasikan banyak beasiswa untuk Indonesia) semacam Australia dan Belanda menolak aplikasi lamaran beasiswa saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses pemberian beasiswa-nya pun cenderung ajaib. Saya mendapatkan beasiswa yang tidak pernah saya lamar. Koordinator program Master di Universitas tujuan saya menganggap saya sebagai kandidat yang potensial, tapi tidak mungkin dibiayai oleh beasiswa yang saya lamar karena alasan legalitas TOEFL (saya mendaftar menggunakan ITP TOEFL yang penggunaannya terbatas. Di pojok kanan bawah tertulis pula dalam huruf besar bahwa ITP tidak seharusnya dipergunakan untuk keperluan admission). Sang koordinator sempat berkirim surat elektronik (e-mail) dengan beberapa pertanyaan seputar ITP. Saya menjawab, dan selebihnya Allah dan sang koordinator sendiri yang mengatur. Awal Agustus 2005, saya menginjakkan kaki di Bumi Norwegia. Detik ini, hampir genap 4 tahun saya tinggal disini.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu 4 tahun bukan berjalan tanpa cerita.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas izin Allah, saya berkesempatan melanjutkan studi saya di program PhD. Dinda, istri saya, dipercaya untuk melanjutkan karirnya disini.  Dinda adalah satu &#8211; satunya orang asing yang bekerja di Kantor Accenture Bergen. Putri kami-pun lahir disini.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini kami tinggal di rumah mungil yang, untuk perhitungan dan alasan ekonomis, telah kami miliki sendiri. Uangnya, 100%, kami dapatkan dari pinjaman Bank, <span style="text-decoration: underline;">tanpa jaminan</span>. Kami diberi kelonggaran untuk hanya membayar bunga (tanpa membayar pokok hutang) selama 4 tahun saya studi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan masih banyak kasih sayang Allah SWT yang kami terima lewat tangan sahabat dan teman &#8211; teman Norwegia kami. Kepada mereka semua halaman ini kami dedikasikan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/02/16/awal-dan-mula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
