<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Maya Keluarga Auliarezza</title>
	<atom:link href="http://www.auliarezza.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.auliarezza.com</link>
	<description>Cerita-cerita seputar keluarga Auliarezza</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Jan 2010 01:06:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kuaangeeennn&#8230;</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2010/01/24/kuaangeeennn/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2010/01/24/kuaangeeennn/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 00:54:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatnya Afif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=626</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Huaa..kuangen beraat sama rumah maya kita ini..</p>
<p style="text-align: justify;">Aduh rumah..maafkan yah..bukan maksud hati melupakan ataupun tak ingat&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Huaa..kuangen beraat sama rumah maya kita ini..</p>
<p style="text-align: justify;">Aduh rumah..maafkan yah..bukan maksud hati melupakan ataupun tak ingat (sama aja bukannya:p) dengan keberadaanmu..tapi emang pura2 nggak ada waktu buat nulis disini hihi..ya ampun..udah ampir 1 tahun ajah gitu..berarti udah 1 tahun lebih jg usianya rumah maya kita ini yah:)</p>
<p style="text-align: justify;">What has been happening lately? hmm..berdasarkan posting terakhir&#8230;<a href="http://www.auliarezza.com/category/cerita-alif/">si Abi</a> terakhir ngisi tanggal 30 May&#8230;berarti waktu itu gue dan Nadiyya lagi mudik di Indo. Iyah alhamdulillah bulan May tahun lalu tuh kita sempet mudik..gue sama Nadiyya balik duluan..dianter mas sampe ke London..jadi rute kita Bergen-Oslo-London-Singapore-Padang. Nah mas tuh nganterin sampe London. Sempet ada sedikit pengalaman yang kurang teliti waktu di London. Soalnya kan kalau mau masuk London visanya kan beda sendiri yah..kecuali kalau untuk transit selama 24 jam masih bisa. Si mas kan nggak transit, jadi dari Oslo-London nanti balik lagi ke Oslo, jadi emang ke London buat nganterin anak dan istrinya aja. Jadilah waktu imigrasi sempet diomongin sama petugasnya dan dilaporin ke atasannya gitu. Tapi alhamdulillah banget karena mereka tau kita bawa bayi dan petugasnya liat sendiri gue lagi gendong Nadiyya dan kita cerita alasan kita kenapa, jadinya dibolehin masuk deh tapiii passportnya mas dikasih warning :p. Yah alhamdulillah (lohh dikasih warning kok alhamdulillah?maksudnya si mas tetep dibolehin masuk gituu lohh :p) tapi laen kali nggak boleh gitu lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Nanti ada cerita sendiri deh tentang mudik dan perjalannnya yaa&#8230;hmm..apalagi yaa..abis mudik 2 bulan di Indo..balik ke Bergen lagi..ada ceritanya juga nih..kebayang donk sehari sebelomnya perjalanan dari indo ke london (nginep di london semalem) trus balik ke oslo trus lanjut ke Bergen..nyampe rumah..Jeng..jeng..</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-626"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Rumahnya beraroma!! alias bau gilaa:P aaargghh&#8230;gara2nya suamiku yang baik hati, berbudi, rajin menabung dan tidak sombong itu..pas ninggalin rumah..listriknya dimatiin ama dia..jadiii kulkas mati padahal yah padahal ada isinya!! udang dan segala macam jenis lauk pauk..trus ditinggalin ke indo kan..dan di indo sebulanan..</p>
<p style="text-align: justify;">*pasrah*</p>
<p style="text-align: justify;">Hihihi jadilah istri dan anak manyun (eh istrinya aja deng) dan suami sibuk ngebuka semua pintu, jendela dan apapun yg ada dirumah agar udara luar bisa masuk :p hihihi serta membersihkan kulkas tentunya:))).</p>
<p style="text-align: justify;">Yah begitulah..setelah itu siap2 buat ngantor setelah cuti 1 taun melahirkan..siap-siap juga buat Nadiyya sekolah trus puasa dan lebaran yang ketiga kalinya buat gue disini, yg kelima kalinya buat Abi dan yang kedua kalinya buat Nadiyya disini. Sempet jalan-jalan juga ke Jerman.Eh trus udah ganti taun aja deh.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadii sesuai judulnya..kangen lagii buat nulis-nulis disini daan mudah-mudahan di tahun baru ini banyak cerita dan impian serta doa yang tercapai..amiennn <img src='http://www.auliarezza.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align: center;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2010/01/24/kuaangeeennn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejuta Laptop Penyebab Kelaparan dan Kebodohan</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/05/30/sejuta-laptop-penyebab-kelaparan-dan-kebodohan/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/05/30/sejuta-laptop-penyebab-kelaparan-dan-kebodohan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 00:31:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Alif]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[trade off]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Selalu banyak olok-olok tentang ekonom.</p>
<p>Satu yang mungkin pas dengan note ini adalah olokan Harry Truman.&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Selalu banyak olok-olok tentang ekonom.</p>
<p>Satu yang mungkin pas dengan note ini adalah olokan Harry Truman. Syahdan, Ia meminta dicarikan ekonom dengan satu tangan. Ekonom, menurut Truman &#8212; dan Ia benar &#8212; selalu berfikir <em>a la</em>: &#8220;<em>on the one hand &#8230;.. and on the other hand&#8230;.</em>&#8221;</p>
<p>Dalam kerangka pikir itu, mari kita lihat program populis pasangan capres-cawapres yang disampaikan lewat iklan di KOMPAS. Dari banyak program, saya tertarik membahas: &#8220;Membagi sedikitnya 1 juta laptop kepada mahasiswa, guru dan pelajar!&#8221;</p>
<p>Mari kita awali dengan yang mudah.<br />
<strong><em>On the one hand</em></strong>, program ini memungkinkan produktivitas mahasiswa, guru, dan pelajar menjadi meningkat. Mereka yang sebelumnya cuma bisa ber-komputer ria di rental komputer, sekarang bisa memakai komputer pribadi. Yang ritme kerjanya terhambat karena cuma punya PC, sekarang bisa bekerja di mana saja dan kapan saja. Dan manfaat &#8211; manfaat lainnya yang tentu masih banyak.</p>
<p>Apa <strong><em>on the other hand</em></strong>-nya?<br />
Barusan saya browsing cepat. Saya temukan harga laptop termurah berada di kisaran US$ 300 sampai katakanlah US$ 1.000 (tentu, masih ada laptop lebih mahal dari itui). Dirupiahkan, angka itu menjadi sekitar Rp. 3 juta &#8211; Rp. 10 juta. Kali satu juta laptop, menjadi 3 T &#8211; 10 T. Di titik ini sebenarnya saya sangat ingin berkata, kata orang Jawa, <em>opo sumbut</em>? Pantas tidak uang segitu dipakai &#8220;cuma&#8221; untuk beli laptop? Apa tidak sebaiknya untuk bikin ini dan itu yang lain? Tapi lagi &#8211; lagi mari kita tinggalkan pikiran ini. Mari kita asumsikan bahwa duit 3 T &#8211; 10 T itu memang paling tepat dibelanjakan untuk laptop dan tidak ada hal lain yang lebih penting daripada laptop.</p>
<p>Apa efeknya?<br />
Mengasumsikan komponen laptop adalah 100% impor, program &#8220;hebat&#8221; ini berpotensi mengikis devisa dan lebih jauh menekan nilai tukarupiah. Dengan peningkatan permintaan dolar sebesar 0,3 &#8211; 1 milyar dalam setahun, kurs rupiah berpotensi melemah signifikan. Pelemahan rupiah akan membuat harga barang impor menjadi naik. Apa saja barang impor itu? Banyak. Tapi yang pertama saya ingat adalah kedelai. Seperti yang terjadi di awal tahun kemarin, melonjaknya harga kedelai membuat tempe jadi mahal. Tempe jadi mahal, sumber gizi murah tertiadakan. Dalam jangka panjang, kurang gizi bisa menyebabkan kebodohan.</p>
<p>Ah, mungkin saya yang bodoh.<br />
Tidak mungkin pasangan pengusung ekonomi kerakyatan buang &#8211; buang duit segitu banyak ke luar negeri tiap tahunnya. Mungkin ini sebuah trik cerdas untuk mendorong industri laptop dan turunannya di Indonesia bertumbuh.</p>
<p>Mari bikin asumsi kedua.<br />
Beberapa komponen laptop HARUS dibikin di dalam negeri. Ambil 50%. Itu sama saja dengan bilang 500 ribu laptop HARUS diproduksi di Indonesia. Sama saja bilang pabrik laptop domestik HARUS mampu bikin 1.369 laptop dalam satu hari. Tidak peduli hari libur, tidak peduli puasa, tidak peduli listrik yang byar pet, tidak peduli dengan semua hal lainnya.</p>
<p>Kok sepertinya susah?<br />
Mari kita longgarkan asumsinya. Mari kita turunkan. 250.000 laptop harus diproduksi tiap tahun (680 laptop sehari), tidak peduli hari libur dan tidak peduli dengan apapun lainnya. Asumsikan lagi bahwa industri dalam negeri mampu.</p>
<p>Apa konsekuensinya?<br />
Perubahan yang drastis di perekonomian. Dana &#8211; dana perbankan mungkin banyak mengalir ke industri laptop dan turunannya. IT-related jobs akan makin dicari, dus, gaji mereka semakin tinggi. Industri laptop dan turunannya sumber daya. Menciptakan banyak tenaga kerja. Bagus bukan? Tentu <em><strong>on the one hand</strong></em>.</p>
<p>Bagaimana dengan <em><strong>on the other hand</strong></em>?<br />
Bunga bank jadi semakin tinggi karena permintaan kredit meningkat. Industri laptop dan turunannya mungkin bisa membayar bunga tinggi, tapi bagaimana dengan industri yang lain yang return-nya lebih rendah secara relatif? Bagaimana UKMK?</p>
<p>Bukan hanya kapital, tenaga kerja-pun akan bergerak ke sana. Mengasumsikan pabrik &#8211; pabrik berlokasi di kota, banyak tenaga kerja akan meninggalkan desa. Keuntungan menanam padi mungkin tidak menarik lagi bagi petani dibanding, misalnya, jadi tukang ojek di dekat pabrik laptop. Tidak ada petani, tidak ada nasi. Tidak ada nasi, kelaparan menanti.</p>
<p>Dus, sejuta laptop setahun mencerdaskan bangsa, membuka lapangan pekerjaan, mendorong industri laptop dan turunannya bertumbuh (<em><strong>on the one hand</strong></em>) tapi menyebabkan urbanisasi, orang malas menanam padi, harga tempe jadi naik dan ujungnya kelaparan dan kebodohan (<em><strong>on the other hand</strong></em>).</p>
<p>Mungkinkah? Ah jangan &#8211; jangan saya jadi ikut Harry Truman: memperolok ilmu ekonomi dengan analisa omong kosong ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Bacaan &#8220;senada&#8221;:</p>
<p style="text-align: justify;">1. <a href="http://www.invisibleheart.com/1999/03/illuminating_the_unseen.php">Illuminating the Unseen</a> by Russ Roberts.</p>
<p style="text-align: justify;">2. <a href="http://pricetheory.uchicago.edu/levitt/Papers/LevittUnderstandingWhyCrime2004.pdf">Understanding Why Crime Fell in 1990s: Four Factors that Explain the Decline and Six that Do Not</a> by Steven Levitt (in pdf)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/05/30/sejuta-laptop-penyebab-kelaparan-dan-kebodohan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua perempuan ini..</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/05/06/dua-perempuan-ini/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/05/06/dua-perempuan-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 23:06:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatnya Afif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=618</guid>
		<description><![CDATA[<p>Suatu sore yang cerah</p>
<p>&#8220;Dua perempuan ini..baju-baju nya kok menuhin space lemari ku ya&#8221;</p>
<p>Suatu sore yang&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu sore yang cerah</p>
<p>&#8220;Dua perempuan ini..baju-baju nya kok menuhin space lemari ku ya&#8221;</p>
<p>Suatu sore yang lain</p>
<p>&#8220;Apa dua perempuan ini harus sama ya warna bajunya bahkan kalau pakai baju rumah juga?&#8221;</p>
<p>Suatu pagi</p>
<p>&#8220;Ada dua perempuan udah dandan dan rapi. Matching sekali ya&#8221;</p>
<p>Hihihi..itu adalah quote dari Abi/suamikuwh..</p>
<p>Gimana yaa abi ya..secara istrimuwh ini miss matching dan alhamdulillah Nadiyya belom protes didandanin (terakhir dipakein bandana putih malah senyum-senyum trus riang banget) hihihi jadi pemandangan setiap hari adalah penampilan yang matching antara anak dan istrimu yang tercintah ituuwh hehe.</p>
<p>*sambil elus2 punggung suami* :p</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-619" title="ummi-nadiyya" src="http://www.auliarezza.com/wp-content/uploads/2009/05/ummi-nadiyya-480x258.jpg" alt="ummi-nadiyya" width="480" height="258" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/05/06/dua-perempuan-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ihhiiyy..malu-malu..</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/05/06/ihhiiyymalu-malu/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/05/06/ihhiiyymalu-malu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 21:16:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatnya Afif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[<p>Udah beberapa hari ini matahari munculnya malu-malu gitu deh. Kadang nongol bersinar terang di pagi&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah beberapa hari ini matahari munculnya malu-malu gitu deh. Kadang nongol bersinar terang di pagi hari sekitaran jam 7 dan 8 gitu. Terus abis itu sembunyi-sembunyi kalau mulai diatas jam 10. Nah loh..gimana duonks? Pengennya kan bersinar terang gituh pas siang-siang biar dirikuwh dan babykuwh bisa jalan-jalan ke Sentrum.</p>
<p>Udah gitu soreannya pake hujan aja gitu loh..</p>
<p>Ya sudahlah jadinya ngumpul-ngumpul dirumah aja deh ama Nadiyya. Nadiyya sekarang seneng banget kalau diajakin maen dan diputerin lagu. Jadi kalau makannya udah mulai agak lambat progressnya karena agak kenyang, maunya diputerin lagu di youtube kayak &#8216;Twinkle Twinkle Little Star&#8217; atau &#8216;Row Row Row Your Boat&#8217; otomatis jadi goyang kiri kanan. Hihihi. Kadang gue dan mas jadi kasian gitu liatnya soalnya bahkan denger musik apa pun Nadiyya jadi goyang-goyang sendiri hihi.</p>
<p>Truuss&#8230;.lagi seneeeng banget karena Minggu kemaren gue berhasil bikin muffin! ye ye ye ye ye. Hihihi seneeng banget soalnya ini kali ke-lima nya gue bikin kue / baking gitu deh sejak 2 taun lalu. Baking-an yang pertama itu brownies yang katanya nggak perlu pake mixer. Rasanya lumayan tapi jadinya keras gitu kalau dimakan besoknya. Trus berhubung masih belom punya mixer ampe setaun yang lalu, nyobain deh muffin coklat yang menurut resep nggak perlu pake mixer juga. Rasanya enaak banget sampe mas suka gitu. Tapiii kalau udah dingin doonk..kerasss aja gitu. Lebih keras dari brownies hihi. Sampe mas mau makan nodong aku yang lagi nyusuin Nadiyya pake muffin nya hahaha. Kebayang kan? Jadi waktu itu gue lagi nyusuin Nadiyya sambil tiduran trus mas dateng dari arah belakang dan &#8216;menusuk&#8217; istrinya sambil bilang &#8216;Hidup atau Mati&#8217; pake muffin nya <img src='http://www.auliarezza.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )) kekekke.</p>
<p>Terus lanjut lagi soal baking-an yang tadi, baking-an yang ketiga itu banana cake karena waktu itu punya banyak pisang yang udah mateng banget dan kebetulan udah beli mixer *akhirnya bow*. Dasar mixer alakadar alias murahan hihi (abis nggak mau beli yang mahal soalnya nggak kepikiran bakal butuh segitunya *ngeles*), nggak tau kenapa kok waktu ngocok adonan telur dan mentega malah nggak hancur dan nyatu gitu ya. Mixer yang aneh sekali hmm.. Tapi walaupun gitu proses pembuatan cake tetap dilanjutkan. Sewaktu memanggang, hmm wangi semerbak aroma pisang di dapur. Sewaktu dibuka ovennya apa yang terjadi? Tweng weng weng weng..</p>
<p>Cake nya nggak ngembang kayak cake beneran! hahaha. Ya iya laah, telurnya nggak nyatu gitu huahaha. Tapi rasanya enak kok.</p>
<p>Komentar suami? &#8220;Enak kok sayang, bentuknya aja yang kayak dodol&#8221;. Huahaha&#8230;</p>
<p>Jadi lah urusan dengan mixer ditunda dulu sementara. Lanjut lagi ke percobaan muffin tanpa mixer. Nemu resep yang laen lagi yang kayaknya lebih meyakinkan. Ehem, kesalahan apa yang terjadi? Hihihi karena keju yang ditulis di resep nggak sama ama keju yang gue punya! Jadi rasanya agak pait-pait gitu.</p>
<p>Tweng weng weng weng&#8230;</p>
<p>Akhirnyaa&#8230;kemaren berhasil bikin muffin yang beneran..ihh senang sekali. Gampaang sekali bikinnya. Enak alhamdulillah. Sampe kerasa banget dilidah dan jadi kepengen lagi gitu loh. Ihh seneeeng&#8230;akhirnya dirikuwh bisa juga bikin kue-kue-an. Udah gitu malah disimpen sampe besoknya tetep lembut dan makin enak. Nggak sabar pengen Nadiyya gedean dikiitt biar bisa nyobain muffin bikinan Ummi nya.</p>
<p>Resepnya ada <a href="http://www.auliarezza.com/2009/05/05/banana-muffin-with-chocolate-chips/">disini</a> yaa&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/05/06/ihhiiyymalu-malu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banana Muffin with Chocolate Chips</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/05/05/banana-muffin-with-chocolate-chips/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/05/05/banana-muffin-with-chocolate-chips/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 09:36:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menu Dapur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[<p></p>
<p><em>Nggak punya mixer? Nggak masalaah. Nggak jadi alasan untuk nggak bisa praktek baking atau istilahnya&#8230;</em></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-610" style="margin: 0px 20px;" title="banana-muffin-with-chocolate-chips" src="http://www.auliarezza.com/wp-content/uploads/2009/05/banana-muffin-with-chocolate-chips-480x374.jpg" alt="banana-muffin-with-chocolate-chips" width="480" height="374" /></p>
<p><em>Nggak punya mixer? Nggak masalaah. Nggak jadi alasan untuk nggak bisa praktek baking atau istilahnya bikin kue-kue-an.</em></p>
<p><em>Nggak punya waktu? Tenang..tenang..ini nggak lama kok bikinnya. Aduk-aduk, campur-campur 10 menit juga jadi. Abis itu bisa dipanggang dan ditinggal mandi deh selama 25 menit.</em></p>
<p><em>Soal hasilnya? jangan tanya. Rasa pisang dan coklatnya ngena banget. Lembuut bahkan sampai besoknya juga masih moist.</em></p>
<p><em>Yuuk..dicoba yuuk&#8230;</em></p>
<h4><strong>Resep Banana-Chocolate Chips Muffin/ Muffin Pisang Coklat</strong></h4>
<p><span style="text-decoration: underline;"><em>Bahan yang dibutuhkan:</em></span></p>
<ul>
<li>1 1/2 cup tepung terigu</li>
<li>3 sdt baking powder</li>
<li>1/4 cup gula</li>
<li>1 cup chocolate chips</li>
<li>1/2 cup mentega, lelehkan</li>
<li>1/2 cup susu cair</li>
<li>1/2 sdt vanili</li>
<li>1 btr telur</li>
<li>1 cup pisang ( 2 bh pisang besar sebaiknya yang sudah sangat matang)</li>
</ul>
<p><em><span style="text-decoration: underline;">Cara masaknya:</span></em></p>
<ol>
<li>Panaskan oven pada suhu 200&#8242;c.</li>
<li>Sementara itu, masukkan tepung terigu, gula, baking powder dan coklat chips dalam satu wadah besar. Aduk menggunakan sendok kayu besar</li>
<li>Hancurkan pisang dengan garpu pada satu wadah yang lain sampai halus kemudian masukkan susu, telur, mentega cair dan vanili. Aduk menggunakan <em>whisk.</em></li>
<li>Masukkan campuran pisang kedalam campuran tepung.</li>
<li>Aduk satu arah sampai menyatu dengan sendok kayu besar. Jangan terlalu sering mengaduk supaya hasilnya tidak keras. Cukup diaduk seadanya sampai dilihat sudah campur adonan menjadi satu.</li>
<li>Masukkan kedalam cetakan muffin isi 12 cup.</li>
<li>Panggang didalam oven selama 25 menit. Setelah 25 menit, keluarkan dan dinginkan.</li>
<li>Sajikan sambil senyum-senyum didepan keluarga.</li>
</ol>
<p><em>¤Kreasi dapur Afif-Auliarezza, inspirasi inspiredbychocolate¤</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/05/05/banana-muffin-with-chocolate-chips/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemana aja sih??</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/kemana-aja-sih/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/kemana-aja-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 01:04:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Curhatnya Afif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ya ampun&#8230;nggak kemana-mana sih. Masih di negeri ujung utara bumi ini *halah bahasanya*.</p>
<p>Udah lamaa banget&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya ampun&#8230;nggak kemana-mana sih. Masih di negeri ujung utara bumi ini *halah bahasanya*.</p>
<p>Udah lamaa banget ya nggak di update website keluarga tercintah ini. Soalnya memang beberapa minggu ini agak sibuk. Mulai dari ke Oslo waktu akhir Maret kemaren (padahal ke Oslonya cuma 2 hari semalem tapi kok rasanya sibukk banget ya menjelang itu). Trus minggu berikutnya dikunjungi temenku tercintah dari UK sana yaitu Mirta Amalia *jeng jeng*. Hahaha apa coba maksudnya. Hihihi seneeng deh dikunjungin Mirta. Makasih yaaa Mir..kapan-kapan maen lagi sini yaa&#8230;maap ya kalau kita nggak bisa penuh nemenin waktu itu..Good luck selalu buat dirimu yaa..</p>
<p>Teruss abis itu Nadiyya sakit diare selama 4 hari. Ceritanya bisa dibaca <a href="http://www.auliarezza.com/2009/04/28/setiap-detiknya-begitu-berharga/">disini</a>. Naah kelar Nadiyya sakit, eh nggak deng, waktu hari ketiga Nadiyya sakit, abi mulai kerasa nggak enak badan. Kayaknya kecapekan gitu. Hari terakhir Nadiyya sakit, resmi sudah statusnya abi juga sakit. Haduuuh kebayang kaan diriku jadinya mulai sibuk ngurusin dua orang yang berwajah sama ini. Sebenernya ngurusinnya nggak terlalu karena abi pesen supaya lebih fokus ke nadiyya aja. Tapi kerasa capek nya karena nadiyya masih nggak mood makan waktu itu. Trus abi nya nadiyya juga nggak nafsu makan karena emang lagi nggak enak badan.</p>
<p>Jadilah diriku berusaha memotivasi dua orang berpostur sama *apaan sih dari tadi nyama2in mulu kekeke* ini buat makan yang banyak. Trus mas juga dikasih teh anget yang banyak sama jeruk nipis anget yang banyak juga istirahat yang banyak. Alhamdulillah hari berikutnya suami tercintah sudah mendingan.</p>
<p>Weiss..abis itu doonk..gue yang sakit cobaa..Beneran tepar dan lemeeess banget. Kayaknya kecapekan banget dan masuk angin juga. Abis bandel sih nggak nurut suami hihi. Waktu mau ke dokter Nadiyya waktu itu pakai cardigan aja karena males pake jaket takut kepanasan. Di pintu rumah mas udah nanya &#8216;Sayang, kamu nggak bakal kedinginan?&#8217;. Dengan pede istri tersayang menjawab &#8216;Nggak kok kan aku udah pake cardigan*. Ciee pede bener tuh ngomongnya. Eh beneran aja besoknya badannya sakit-sakit. Mungkin karena kecapekan ya. Kalau nggak kecapekan sebelumnya insya Allah nggak papa kok *ngeles*.</p>
<p>Jadi begitulah duonks..alhamdulillah sehari aja waktu itu sakitnya. Berkat suamiku yang baik hati itu mijitin istri dari ujung rambut sampai kaki. Makasih yaa abii..Jadi diriku yang terkapar tak berdaya dan tetep nyusuin nadiyya sambil tiduran, trus mas mijitin pake balsem segala pula. Pas mo kasih balsem heboh dulu deh. Gue kan nggak mau dipakein balsem trus sang pemijit tercinta bilang &#8216;Udah sakit masih nggak mau nurut&#8217; kekekke. Alhamdulillah pijitannya ternyata ampuh&#8230;besoknya sehatan lagi:).</p>
<p>Tapiii abis itu nggak bisa lama-lama depan komputer. Sejak 9 bulan usianya, tuan putriku itu udah nggak mau ditinggal lagi. Kalaupun ditinggal ditaro di ruang tengah gitu, waduh udah merayap kemana-mana deh. Jadinya serem aja ninggalin sendirian. Atau kalau sapapun yang depan komputer pasti deh nadiyya ikutan mo maen komputer juga.</p>
<p>Yah udah deh gitu aja dulu&#8230;sekarang seperti biasa kesibukannya makin sibuk aja. Mas juga sekarang makin sibuk ngurus paper. Istri tersayang sibuk sama bayi tersayang. Bayinya? Sibuukk merayap kesana kemari hehe..</p>
<p>Ini foto-foto kita di oslo yaa..</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-592" title="osloo" src="http://www.auliarezza.com/wp-content/uploads/2009/04/osloo-480x257.jpg" alt="osloo" width="480" height="257" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/kemana-aja-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setiap detiknya begitu berharga..</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/setiap-detiknya-begitu-berharga/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/setiap-detiknya-begitu-berharga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 00:43:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afif</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak (Anak)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=588</guid>
		<description><![CDATA[<p>Beberapa hari sebelum nadiyya 9 bulan, Nadiyya sempat kena demam sehari terus abis itu diare&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari sebelum nadiyya 9 bulan, Nadiyya sempat kena demam sehari terus abis itu diare sekitar 4 hari gitu. Ummi sama Abi nggak sepanik waktu nadiyya demam pertama kali. Karena udah pengalaman sama nadiyya yang sakit pertama kali itu, jadi kita lebih tenangan.</p>
<p>Jadi, pas hari pertama nadiyya demam waktu sore hari itu, langsung dikasih obat penurun panas. Namanya paracet yang dikasih lewat rectum. Abis itu nempel terus sama ummi supaya dikasih ASI terus. Alhamdulillah besok paginya panasnya turun tapi malah BAB nya nadiyya cair banget. Ummi langsung tau kalau nadiyya ini ada tanda-tanda diare. Trus seperti biasa tanya om google gimana biar ngatasin diare dengan pengobatan dari rumah.</p>
<p><span id="more-588"></span></p>
<p>Dari yang ummi baca, kalau diare ngatasinnya dengan oralit dan beri cairan sebanyak mungkin. Waktu itu alhamdulillah nadiyya BAB paling sering cuma 5 kali. Jadi ummi stand by disamping nadiyya terus. Dikasih ASI terus menerus dan dikasih minum dan makan yang banyak semaunya nadiyya. Trus nadiyya juga ummi kasih air nasi karena ummi nggak berani kasih oralit. Soalnya nggak ada yang jual disini dan kebetulan air nasi itu nadiyya suka. Jadi selain ASI, kasih air nasi juga deh. Pokoknya apapun buat ngegantiin cairannya nadiyya.</p>
<p>Sorenya kita ke dokter dan dokter nyaranin yoghurt. Sampai dirumah, ummi baca lagi dan yoghurt, trus pisang bagus untuk diare. Jadi ummi kasih yoghurt + pisang yang sudah dijual khusus untuk bayi.</p>
<p>Alhamdulillah 2 hari kemudian nadiyya udah mulai padat BAB nya.</p>
<p>Sewaktunadiyya sakit, jadi nggak seceria biasanya, ummi sama abi kerasaaa banget ada yang hilang. Biasanya nadiyya ceria, celoteh-celoteh, teriak-teriak kalau mau nyari perhatian sama ummi dan abi. Apalagi ketawa dan senyumnya nadiyya yang sering bikin ummi sama abi luluh. Tapi waktu sakit sampai hari kedua, nadiyya tersayang lemes (iya lah ya namanya juga lagi sakit). Ummi dan abi jadi kerasaa banget betapa berharganya senyuman, kesehatan dan keceriaannya nadiyya.</p>
<p>Alhamdulillah setelah itu nadiyya ceria lagi ya sayang. Sehat-sehat terus ya..</p>
<p>Sekarang udah 9 bulan usia nya Nadiyya. Alhamdulillah sampai sekarang masih doyan ASI nya ummi. Walaupun sejak umur 3 bulan nadiyya mulai milih maunya mimik ASI yang kanan aja. Nadiyya juga aktif siang hari makanya mungkin nggak bisa gendut. Alhamdulillah soal makannya Nadiyya jaraang banget yang mood-mood-an gitu. Oh iya, soal BB nya nadiyya, udah ke dokter dan ke dokter spesialis pencernaan bayi, katanya alhamdulillah nadiyya insya Allah nggak papa cuma emang nggak bakat gendut aja kayak abi nya.</p>
<p>Gak papa ya sayang..sehat-sehat dan makin pinter ya sayang..karena ummi dan abi tau..setiap detiknya waktu bersama Nadiyya..itu begitu berharga&#8230;</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-589" title="nadiyya-dan-ummi" src="http://www.auliarezza.com/wp-content/uploads/2009/04/nadiyya-dan-ummi-473x480.jpg" alt="nadiyya-dan-ummi" width="473" height="480" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/setiap-detiknya-begitu-berharga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nadiyya 9 bulan</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/nadiyya-9-bulan/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/nadiyya-9-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 18:15:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak (Anak)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=583</guid>
		<description><![CDATA[<p>Alhamdulillah&#8230;udah 9 bulan aja umurnya tuan putri.</p>
<p>Tuan putri makin bikin gemes dan geli Ummi sama&#8230;</p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah&#8230;udah 9 bulan aja umurnya tuan putri.</p>
<p>Tuan putri makin bikin gemes dan geli Ummi sama Abi nya..</p>
<p style="text-align: left;"><img class="size-medium wp-image-584 alignleft" style="margin: 20px 180px;" title="nadiyya-9-bulan" src="http://www.auliarezza.com/wp-content/uploads/2009/04/nadiyya-9-bulan-339x480.jpg" alt="nadiyya-9-bulan" width="373" height="527" /></p>
<p style="text-align: left;">Udah 9 bulan, Nadiyya sekarang alhamdulillah udah bisa duduk sendiri walaupun masih didudukin..Nah loh jadi sebenernya udah bisa duduk atau belom yaa itu:p. Trus trus udah posisi merangkak tapi belom pernah bisa maju merangkaknya masih ancang-ancang maju gitu hihi. Kayak mau perang ajah nak posisinya. Kalau katanya abi kalau nadiyya lagi gitu &#8220;Lihatlah nadiyya lagi siap-siap perang* Hehhee..Pernah juga dari posisi perang itu Nadiyya kayaknya mo merangkak tapi belom bisa jadinya kayak terbang gitu loh. Kayak berenang gaya batu deng hehehe..</p>
<p style="text-align: left;">Tapii nadiyya sekarang hobii banget manjat-manjat. Jadi apapun dipanjat sama Nadiyya. Kalau lagi maen dikasur ada abi sama ummi, udah deh dipanjatin sama Nadiyya. Trus pernah juga dari karpet ke kasur yang ditaro di lantai. Nadiya bisa manjat sampe naek ke kasurnya. Udah gitu Nadiyya kalau dari posisi manjat kadang suka berlutut trus duduk deh:).</p>
<p style="text-align: left;">Teruuss Nadiyya sekarang kalau lagi mamam atau kalau lagi seneng gitu bisa tiba-tiba nyanyi sendiri atau goyang-goyang sendiri. Pertamanya ummi bingung ini nadiyya lagi ngapain ya..Ohh ternyata lagi nyanyi toh hihi. Jadi kalau misalnya udah mo ngantuk trus udah mulai agak marah-marah, Ummi iseng nyanyi lagu &#8216;Lihat Kebunku&#8217;. Ehh langsung aja Nadiyya ikutan bersuara trus goyang kepala sama badannya ke kiri dan ke kanan. Iihh sayaang..bikin Ummi sama Abi gemes dehh&#8230;Alhamdulillah&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Hihihi soalnya ummi emang seneng nyanyiin lagu Lihat Kebunku sambil goyang-goyang juga. Anaknya ummi ya sayang yaa?</p>
<p style="text-align: left;">Sekarang juga seneng banget maen dan becanda-becanda yang heboh gitu. Jadi nadiyya nya yang suka sok-sok-an buat diajakin becanda gitu. Hihihi&#8230;Kayak misalnya kalau nadiyya lagi santai bobo-bobo-an ama Ummi, trus ada Abi dateng dan nyapa Nadiyya&#8230;Nadiyya langsung heboh ketawa dan merayap (soalnya merangkaknya masih belom maju:P) kedepan menjauh dari abi. Seakan-akan abi ngejar nadiyya gitu loh&#8230;Hehehe..</p>
<p style="text-align: left;">Kosa katanya nadiyya sekarang jadi : pa-pa-pa atau da-da-da atau ma-ma-ma. Padahal ummi sama abi berkali-kali ngajarin panggil Ummi dan Abi kekeke..</p>
<p style="text-align: left;">Oh iyaa dari foto terlihat kan kalau nadiyya senyumnya belom senyum pepsodent?:p. Maksudnya belom ada giginya gitu lohhh kekeke. Jadi kalau difoto nadiyya masih ompong pong pong&#8230;hhihi..</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">Sehat-sehat ya sayang..tambah pinter, lucu, cantik, sholehah..amienn&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/nadiyya-9-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pad Thai</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/pad-thai/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/pad-thai/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 18:03:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menu Dapur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=576</guid>
		<description><![CDATA[<p></p>
<p><em>Penyuka masakan Thailand tentunya kenal dengan mie berikut ini. Rasa mie nya khas karena ada&#8230;</em></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-578" style="margin: 10px 30px;" title="pad-thai" src="http://www.auliarezza.com/wp-content/uploads/2009/04/pad-thai-480x374.jpg" alt="pad-thai" width="480" height="374" /></p>
<p><em>Penyuka masakan Thailand tentunya kenal dengan mie berikut ini. Rasa mie nya khas karena ada isian kacang dan juga sayuran tauge.</em></p>
<p><em>Karena itupun yang menjadikan mie ini spesial dan beda.</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em>Yuuk dicoba yuuk..</em></p>
<h4><span id="more-576"></span></h4>
<h4></h4>
<h4></h4>
<h4></h4>
<h4><strong>Resep Pad Thai</strong></h4>
<p>Bahan yang dibutuhkan:</p>
<ul>
<li>1 bungkus mie khusus pad thai (bihun tebal), rebus.</li>
<li>500 gr udang, kupas belah punggungnya (sisakan ekornya).</li>
<li>100 gr tauge, siram air panas</li>
<li>tahu, potong dadu kecil</li>
<li>1 genggam kacang tanah</li>
<li>3 butir telur, kocok lepas</li>
</ul>
<p>Bumbu yang dibutuhkan:</p>
<ul>
<li>1 siung bawang merah, cincang halus</li>
<li>3 siung bawang putih, cincang halus</li>
<li>lokio/ daun bawang, cincang halus</li>
<li>lada merah bubuk, secukupnya</li>
<li>1/2 blok kaldu ayam</li>
</ul>
<p>Bumbu saus yang dicampur jadi satu:</p>
<ul>
<li>1/2 cup air asam jawa</li>
<li>1/2 blok gula merah</li>
<li>1/2 cup kecap ikan</li>
<li>1 cup air</li>
</ul>
<p>Cara masaknya:</p>
<ol>
<li>Goreng tahu sampai kecoklatan. Sisihkan.</li>
<li>Goreng kacang tanah sampai matang. Sisihkan.</li>
<li>Goreng udang sampai kemerahan. Sisihkan.</li>
<li>Ambil 5 sdm minyak bekas menggoreng udang, panaskan.</li>
<li>Tumis bawang merah, bawang putih,  sampai wangi.</li>
<li>Masukkan kaldu blok.</li>
<li>Masukkan udang.</li>
<li>Masukkan mie dan aduk sampai rata.</li>
<li>Pinggirkan mie ke bibir wajan, masukkan telur, diaduk dan diaduk dengan mie.</li>
<li>Masukkan saus, lada, garam.</li>
<li>Masukkan toge, kacang tanah dan lokio/daun bawang.</li>
<li>Sajikan.</li>
</ol>
<p><em>¤Kreasi dapur afif-auliarezza,Inspirasi <a href="http://templeofthai.com">templeofthai</a>¤</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/pad-thai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahu Mendoan</title>
		<link>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/tahu-mendoan/</link>
		<comments>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/tahu-mendoan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 17:36:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menu Dapur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.auliarezza.com/?p=568</guid>
		<description><![CDATA[<p></p>
<p><em>Tahu memang paling enak dimakan sebagai cemilan ataupun sajian sampingan dari menu utama.</em></p>
<p><em>Tahu mendoan tentunya&#8230;</em></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-571" style="margin: 10px 30px;" title="tahu-mendoan" src="http://www.auliarezza.com/wp-content/uploads/2009/04/tahu-mendoan-480x374.jpg" alt="tahu-mendoan" width="480" height="374" /></p>
<p><em>Tahu memang paling enak dimakan sebagai cemilan ataupun sajian sampingan dari menu utama.</em></p>
<p><em>Tahu mendoan tentunya bisa dipakai untuk keduanya. Cemilan bisa, temennya nasi pun bisa.</em></p>
<p><em>Yuuk dicoba yuuk..</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<h4><span id="more-568"></span></h4>
<h4></h4>
<h4></h4>
<h4></h4>
<h4><strong>Resep Tahu Mendoan</strong></h4>
<p><span style="text-decoration: underline;"><em>Bahan yang dibutuhkan:</em></span></p>
<ul>
<li>1 bh tahu cina, potong kotak ukuran besar</li>
<li>daun bawang, secukupnya</li>
<li>cabe merah, iris kecil</li>
<li>1/2 blok kaldu ayam (optional)</li>
<li>1 btr telor</li>
<li>tepung tempura/terigu</li>
<li>merica, sesuai selera</li>
<li>garam secukupnya</li>
</ul>
<p><span style="text-decoration: underline;"><em>Cara masaknya:</em></span></p>
<ol>
<li>Campurkan semua bahan jadi satu kecuali tahu. Jika terlalu kental bisa ditambahkan air dingin, jika terlalu encer tambahkan tepung. Kekentalannya bisa diukur ketika akan menggulingkan tahu, tahu terbalut sempurna.</li>
<li>Gulingkan tahu ke dalam bumbu.</li>
<li>Goreng dalam minyak panas.</li>
</ol>
<p><em>¤Kreasi dapur afif-auliarezza¤</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.auliarezza.com/2009/04/28/tahu-mendoan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
